NAZARET
2. | Nazaret semasa Kehidupan Yesus |
| Dua puluh abad yang lalu, di Nazaret tinggal Yosef dan Maria, dan di situ pula Yesus menghabiskan masa mudanya hingga usia sekitar 30 tahun. “Ia tinggal di kota yang bernama Nazaret. Dengan demikian terjadilah apa yang dikatakan oleh Nabi-nabi mengenai anak itu : ‘Ia akan disebut Orang Nazaret’ (Mat 2 : 26). Pada masa itu Nazaret merupakan sebuah kota kecil dan bernama buruk, sehingga Natanael yang berasal dari Kana, kota tetangganya, pernah berkata, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret ? (Yoh 1:46). Yesus sendiri tidak dipahami oleh penduduk-penduduk kotanya, sehingga Ia berkata, ‘Ingatlah, tidak ada Nabi yang dihormati di kampung halamannya sendiri’ (Luk 4:24). Para warga Nazaretlah yang menjadi orang-orang pertama yang berusaha membunuh Yesus. Karena Yesus berani mengkritik dan berbicara dengan wibawa,’Mereka bermaksud dia ke dalam jurang. Tetapi Yesus menerobos orang banyak itu lalu pergi ‘(Luk 4:29-30). Sesudah peristiwa itu, Yesus meninggalkan Nazaret dan pergi ke Kapernaum yang menjadi tempat utama kegiatannya di Galilea. Tetapi Nazaret dikenal di seluruh dunia sebagai tempat yang dipilih Allah untuk memberitahukan kelahiran PutraNya (Luk 1:26-35), dan tempat Sabda Allah menjadi manusia (Yoh 1:14). |
| 3. | Perkembangan agama Kristen di Nazaret |
| Nazaret
dihancurkan oleh Vespasianus pada tahun 66 Masehi, dan sesudah
pemberontakan Bar-Khoba gagal (tahun 135 Masehi), kota itu didiami oleh
banyak | |
| 4. | Gereja Kabar Baik bagian bawah |
| Di
bagian bawah Gereja Kabar Baik terdapat sebuah gua yang secara
tradisional ditunjuk sebagai tempat Maria menerima kabar baik dari
Malaikat Gabriel. Pada altar dari marmer dalam gua ini terdapat tulisan
Latin, Verbum caro hic factum est, yang berarti, “Di sini Sabda
telah menjadi daging”. Di sebelah kanan altar ini ada sebuah tiang, di
mana dulu, menurut tradisi, berdiri Malaikat Gabriel pada saat ia
berjumpa dengan Maria. Di gua itu dapat dilihat grafitti, artinya
ukiran-ukiran pada cadas, berupa salib, seruan Yunani XE MAPIA (baca :
khaire Maria) dan lain-lain. Gereja Kabar Sukacita, salah satu gereja terbesar di Timur Tengah | |
| 5. | Sumur Maria |
| 6. | Gereja St. Yosef |
| Sekitar 200 m ke arah timur laut dari Basilika Kabar Baik, pada tahun 1914 didirikan Gereja St. Yosef. Pada tahun 1950, A. Della Tore menghiasi tembok-temboknya dengan beberapa lukisan yang menggambarkan kehidupan Keluarga Kudus, Mimpi St. Yosef serta Kematian St. Yosef. Di bagian bawah gereja ini dapat disaksikan tempat pembaptisan ( baptisterium ) Kristen dari abad-abad pertama, gua-gua serta tempat penampungan air / gandum yang digabungkan pada bangunan gereja ini dalam abad V-VI. |