EIN KAREM
2. | Gereja St. Yohanes Pembaptis |
| Gereja ini berdiri di bagian pusat Ein Karem, di tempat dulu konon berdiri rumah keluarga |
3. | Basilika Kunjungan / Visitasi |
| Gereja ini terdiri dari dua bagian : bawah dan atas. Di bagian atas terdapat banyak lukisan dinding yang indah yang dibuat oleh C. Vagarini dan F. Manetti. Gereja ini mengenangkan perjumpaan Maria dengan Elizabeth yang sudah mengandung Yohanes Pembaptis. Pada saat itu, Elizabeth berkata, Siapa saya, sehingga ibu Tuhan datang kepada saya ? (Luk 1 : 43). Maria menanggapinya dengan sebuah madah indah yang kini dikenal sebagai MAGNIFICAT. Teks lengkap madah ini (sebuah madah kecintaan umat Kristen!) dapat dibaca dalam Injil Lukas 1 : 46-56. Teks Magnificat dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, dapat dibaca pada tembok di halaman Basilika. Basilika sendiri didirikan pada tahun 1935 menurut rancangan A. Berluzzi di atas puing-puing gereja-gereja terdahulu. Gereja yang pertama didirikan pada abad IV. Dalam kapel di bagian bawah basilika, kunjungan Maria kepada Elizabeth diabadikan dalam sebuah lukisan pada tembok di belakang altar. Lukisan itu dibuat oleh A. Minghetti. Di sebelah altar, agak di bawah, terdapat sebuah sumur kuno. Sampai sekarang di situ terpelihara gua, tempat persembunyian Elizabeth terhadap kekejaman para algojo Raja Herodes yang menyuruh membantai semua anak berusia 2 tahun ke bawah di sekitar Bethlehem. | |
4. | Gua Pertapaan St. Yohanes Pembaptis |
| Sekitar satu jam dari Ein Karem terdapat sebuah gua, tempat tinggal Yohanes Pembaptis sebelum ia mulai memberitakan kedatangan Mesias (bdk. Luk 1:80). |