2. | Yerikho dan Yesus |
| Yesus
berulang kali singgah atau melewati kota Yerikho, sebab disitulah para
peziarah dari Galilea berkumpul untuk bersama-sama memulai perjalanan
menuju kota Yerusalem. Di kota itu Yesus menyembuhkan Bartimeus yang
buta (Mrk. 10:46-52) serta singgah di rumah Zakheus, kepala pemungut
cukai yang sudah bertobat (bdk. Luk 19:1-10). Pohon Ara yang dipanjat
oleh Zakheus untuk dapat melihat Yesus, sampai sekarang masih dapat
dilihat oleh para peziarah. Pohon Ara yang dipanjat Zakheus di kota Yerikho |
| 3. | Bukit Pencobaan |
| | |
| 4. | Tempat Yesus dibaptis |
| Beberapa kilometer dari Yerikho ke arah utara, peziarah dapat sampai ke tempat di mana menurut tradisi Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Di situ ada sebuah kapel kecil milik para biarawan OFM. Di tempat itu diperingati 3 peristiwa, yaitu : masuknya orang-orang Israel ke Tanah Terjanji (bdk. Yos 3:14-17), penyebrangan Elia sebelum ia diangkat ke Surga (bdk. 2 Raj 2:8,14) serta baptisan Yesus. Di zaman dulu banyak katekumen datang ke tempat ini untuk dibaptis. Secara khusus mereka datang pada hari raya Penampakkan Tuhan (awal Januari). Mereka turun ke dalam sungai Yordan berpakaian semacam kain sprei saja, lalu menyimpannya dengan hormat supaya dapat dipakai sebagai kain kafan pada saat kematian. Di tempat ini pula para peziarah membaharui janji-jani baptisan. Di sebelah barat Sungai Yordan, dalam kehauhan 1 km dari pinggiran sungai, berdiri Biara St. Yohanes Pembaptis, milik Gereja Ortodoks Yunani. Mereka menyebut biara mereka Prodromos (=Pendahulu). Pada masa kini banyak orang Kristen, khususnya yang bukan Katolik, dibaptis ataupun membaharui janji baptis di Yardenit, tidak jauh dari tempat keluarnya Sungai Yordan di Danau Galiea, dekat Kibutz Degania Alfa. |